21 Oktober 2026

PUSKESMAS BALOI PERMAI

KOTA BATAM, KEPULAUAN RIAU

Lokakarya Mini Puskesmas Baloi Permai: Evaluasi Program dan Penguatan Koordinasi Lintas Klaster

Batam, Rabu, 14 Oktober 2026 — UPT Puskesmas Baloi Permai melaksanakan kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Puskesmas Baloi Permai, dr. Erna Juliana Silalahi, didampingi oleh Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Baloi Permai, Ibu Bidan Mardjunisah, SST, MM. Lokakarya mini ini menjadi salah satu forum koordinasi dan evaluasi rutin untuk memantau pelaksanaan program kesehatan, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta merumuskan langkah tindak lanjut guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kegiatan lokakarya mini diikuti oleh penanggung jawab Klaster 1, Klaster 2, Klaster 3, Klaster 4, serta lintas klaster. Dalam pertemuan tersebut, masing-masing penanggung jawab menyampaikan paparan mengenai capaian program yang telah dilaksanakan, perkembangan kegiatan, serta berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Baloi Permai.

Penyampaian laporan dari setiap klaster menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa pelaksanaan program berjalan sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan masyarakat. Melalui evaluasi bersama, setiap penanggung jawab program dapat menyampaikan kondisi aktual di lapangan, mengidentifikasi aspek yang masih memerlukan perhatian, serta mendiskusikan upaya perbaikan yang dapat dilakukan secara terkoordinasi.

Selain membahas capaian dan kendala program pada masing-masing klaster, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antarpelaksana program. Sinergi antara klaster dan lintas klaster diperlukan agar berbagai kegiatan pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkesinambungan. Dengan koordinasi yang baik, kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan program diharapkan dapat ditindaklanjuti secara tepat sesuai dengan prioritas dan kebutuhan pelayanan.

Salah satu topik yang menjadi perhatian dalam lokakarya mini kali ini adalah perkembangan dan progres penanganan stunting yang disampaikan oleh penanggung jawab program gizi. Pembahasan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan perhatian terhadap masalah gizi, khususnya pada balita yang berisiko mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan.

Melalui penyampaian progres stunting, dilakukan peninjauan terhadap perkembangan pelaksanaan program gizi serta hal-hal yang masih memerlukan tindak lanjut. Upaya penanganan stunting membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, kader kesehatan, pemerintah setempat, hingga keluarga dan masyarakat. Pemantauan pertumbuhan balita, edukasi gizi, peningkatan kesadaran orang tua mengenai pemenuhan gizi seimbang, serta tindak lanjut terhadap balita yang membutuhkan perhatian khusus merupakan bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Pembahasan mengenai stunting dalam lokakarya mini ini juga menegaskan pentingnya pendekatan pelayanan kesehatan yang terintegrasi. Penanganan masalah gizi tidak dapat dilakukan hanya oleh satu program, tetapi memerlukan keterlibatan berbagai klaster dan dukungan lintas sektor agar intervensi yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Kepala Puskesmas Baloi Permai, dr. Erna Juliana Silalahi, melalui kegiatan lokakarya mini ini mengoordinasikan evaluasi pelaksanaan program bersama seluruh penanggung jawab klaster dan lintas klaster. Forum ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja program, menyelesaikan kendala yang ditemukan, serta memastikan setiap kegiatan kesehatan terus berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Lokakarya mini bulanan bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya peningkatan mutu manajemen Puskesmas. Evaluasi yang dilakukan secara berkala memungkinkan setiap program untuk menilai pencapaian, memperbaiki kekurangan, dan menyusun langkah tindak lanjut secara lebih terarah. Dengan demikian, perencanaan dan pelaksanaan program kesehatan dapat terus ditingkatkan berdasarkan hasil evaluasi serta kondisi nyata di wilayah kerja.

Melalui kegiatan ini, UPT Puskesmas Baloi Permai berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kualitas pelaksanaan program, dan mengoptimalkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, bermutu, serta berorientasi pada keselamatan dan kebutuhan pasien.

Semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan tersebut sejalan dengan tagline Puskesmas Baloi Permai, “Layanan Prima Bernuansa Keluarga.” Tagline ini menjadi pengingat bahwa setiap upaya peningkatan kinerja dan mutu pelayanan pada akhirnya bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, ramah, peduli, dan mengutamakan masyarakat sebagai bagian dari keluarga besar Puskesmas Baloi Permai.

Dengan terlaksananya Lokakarya Mini Bulanan pada 14 Oktober 2026, diharapkan seluruh penanggung jawab program dan lintas klaster semakin solid dalam menjalankan tugas, menindaklanjuti hasil evaluasi, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat di wilayah kerja Puskesmas Baloi Permai.

Puskesmas Baloi Permai — Layanan Prima Bernuansa Keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Puskesmas Baloi Permai | Newsphere by AF themes.