Puskesmas Baloi Permai Gelar Lokakarya Mini Tribulanan Lintas Sektor Bersama Kecamatan Batam Kota
Puskesmas Baloi Permai bersama Kecamatan Batam Kota menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Mini Tribulanan Lintas Sektor pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan forum koordinasi rutin yang bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta optimalisasi pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Baloi Permai.
Dalam kegiatan tersebut dipaparkan berbagai capaian program kesehatan, di antaranya Laporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2025, laporan situasi Demam Berdarah Dengue (DBD), serta perkembangan program pelayanan kesehatan masyarakat lainnya. Berdasarkan laporan DBD, wilayah dengan jumlah kasus terbanyak tercatat di Hang Tuah, Mediterania, dan Bida Asri, yang menjadi perhatian bersama untuk upaya pencegahan dan pengendalian lebih lanjut.
Selain itu, disampaikan pula laporan terkait SPPG, termasuk informasi posyandu yang belum mendapatkan program MBG, yaitu Posyandu Mawar X, Mawar 12, dan Posyandu Pelangi Aspol Sukajadi. Pada kesempatan tersebut juga diinformasikan data restoran atau rumah makan yang telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bagian dari pengawasan kesehatan lingkungan.
Kegiatan ini juga menyoroti capaian inovasi Puskesmas Baloi Permai, yang sebelumnya berhasil meraih prestasi sebagai UPTD Terinovatif Terbaik I pada Batam Innovation Award (BIA) 2025, serta memperoleh Inovasi Digital Terbaik II melalui program SI WALI PATEN (Sistem WhatsApp Peduli Pasien Hipertensi), sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi.
Sesi diskusi lintas sektor menjadi bagian penting dalam lokakarya ini. Perwakilan Dinas Sosial menyampaikan mekanisme aktivasi dan reaktivasi kepesertaan BPJS, khususnya bagi pasien dengan penyakit kronis, termasuk prosedur administrasi dan dukungan program pemerintah daerah. Diskusi juga membahas solusi bagi masyarakat dengan keterbatasan mobilitas agar tetap dapat mengakses layanan kesehatan, termasuk rencana pengembangan inovasi layanan kunjungan rumah.
Dinas Pemberdayaan Perempuan turut menyampaikan rencana pelaksanaan pelayanan keluarga berencana tahun 2026, termasuk dukungan operasional bagi kader dalam menjangkau akseptor KB di masyarakat.
Melalui Lokakarya Mini Tribulanan Lintas Sektor ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin kuat antarinstansi serta peningkatan kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan masyarakat secara terpadu. Puskesmas Baloi Permai berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat inovasi, serta menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.




